Lubuklinggau,BS.id
Masyarakat Kota Lubuklinggau belakangan ini kerap mengeluhkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang sulit didapatkan di SPBU.
Masyarakat menduga ada yang memonopoli BBM ini, dan pihak SPBU diduga lebih banyak menjual ke pelangsir menggunakan jerigen maupun tangki kendaraan dan mobil industri
Menurut warga yang tak sebutkan namanya, BBM di pom bensin selalu habis sebelum memasuki waktu siang, diduga karena pemain minyak atau penimbun BBM, sudah antri sejak malam.
Saat melakukan pengisian minyak di POM 23.316.16 diduga para pemain minyak tersebut berkerja sama dengan pihak pom bensin, ia mengisi minyaknya saat malam hari dengan cara mematikan lampu di pom bensin tersebut, sehingga sulit terpantauan oleh publik.
"SPBU ini kalau malam banyak yang antri beli minyak gelap gelapan, mungkin sudah kerja sama dengan pihak pom bensin, lampu lampu di SPBU ini caknyo sengajo di matikan, kalau malam cak ini banyak mobil keluar masuk pom untuk isi minyak dengan caro lampu di matikan,"Ungkapnya kepada wartawan.
Lebih lanjut, berdasarkan laporan warga tersebut, tim investigasi media RNN.com melakukan investigasi (26/10/23) malam, sekitar pukul 19.30 untuk memastikan kebenaran terkait informasi tersebut.
Berdasarkan pantauan awak media, memang benar saat malam hari, banyak mobil Bok milik industri dan mobil minibus yang berbahan bakar solar, keluar masuk pom diduga melakukan pengisian bahan bakar dan langsir minyak.
Terpantau waktu itu posisi pom bensin 23.316.16 sudah tutup tidak melayani untuk masyarakat umum, dan lampu penerangan pom bensin tersebut juga di matikan, terpantau waktu itu mobil yang diduga langsir minyak tersebut keluar masuk pom sengaja di matikan utama mobilnya, bak seperti ada yang di tutupi.
Saat di konfirmasi ke pihak pom bensin 23.316.16, yang mengakui namanya Mbak Robet, ia mengatakan tidak tahu atas peristiwa tersebut, ia hanya admin.
"Saya tidak tahu atas peristiwa tersebut, saya hanya admin di sini, kalau ingin konfirmasi, silahkan hubungi pak Manager kami, "Ujarnya
Lebih jauh, hingga berita ini diterbitkan pihak pom bensin 23.316.16 tersebut, belum dapat memberikan keterangan alias bungkam.(TIm)


