KEPSEK SMPN PAUH POTONG GAJI TKS 75% DAN JARANG MASUK KANTOR



Muratara - Buansilampari.id

Beberapa guru tenaga kerja suka rela (TKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) galau, pasalnya gaji mereka tidak di bayar sesuai rencana kerja dan anggaran sekolah (RKS)

Hal ini terungkap, saat awak media mendatangi SMP Negeri Pauh pada Sabtu(28/05/2022). Ada beberapa guru di sekolah tersebut tidak menerima gaji sebagai mana mestinya.

Esi guru honorer mengatakan saat di konfirmasi diri nya bersama dua rekannya pada Januari hingga April 2022 gaji nya di potong dari semula Rp.850.000,-dan sekarang hanya di bayar Rp.250.000,- drastis dengan alasan kurang nya jam pelajaran. ungkapnya.

“Kami TKS di SMPN Pauh ada tiga orang yang gajinya di potong, untuk total keseluruhan di bayar kepala sekolah dari Januari hingga April cuma Rp.1000.000,- Sementara, saat dirinya mempertanyakan ke kepala sekolah dirinya malah tidak mau lagi membayar dan mengancam tidak akan lagi masuk di SMP Negeri PAUH.

“Kato nyo kalau aku nak bayar dak bakalan, aku be la malas jadi kepsek di SMPN Pauh,” Katanya.

Terkait hal itu, pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke inspektorat dan dinas pendidikan kabupaten Muratara.

“Insya Allah kami semua akan melaporkan ke inspektorat dan Disdik, kami bekerja sesuai dengan yang kami lakukan tapi gaji kami tidak sesuai dan seolah-olah di permaikan” Cetusnya.

Mereka juga menuntut, tidak transparansi pengguna anggaran pada komponen yang tertera pada laporan dana bos reguler tahap 1 tahun 2022.

Tidak hanya di situ, setelah awak media melakukan investigasi terhadap beberapa guru di SMP Negeri Pauh, ternyata kepsek jarang ngantor.

Sementara, kepala SMPN Pauh Sarina Dewi Haril, S.Pd M.Pd, Saat di konfirmasi melalui via henpon seluler mengatakan pemotongan gaji TKS sudah pas, pemotongan karena tidak ada jam ngajarnya, dan mereka belum memiliki nomor unik pendidikan dan tenaga kerja kependidikan (NUPTK),Ucap kepsek.

sambungnya “mereka kan cuma suka rela, kita juga sudah banyak guru jadi mereka kalau dalam bahasa nya kita tidak membutuhkakan sesuai dengan pada saat mereka bekerja tidak di gaji tidak apa-apa,” jelas nya.

Sedangkan saat di konfirmasi mengenai jarang ngantor di situ ada Waka dan sekolah sebelumnya Ayuk jugo seperti itu, Ayuk jugo dak mau di pauh itu, Ayuk sudah beberapa kali gadap dinas, Ayuk sudah ingin mengundurkan diri, rombongan tim ngomong tahan la dulu sampai bulan 6. ucap sarina Dewi

lanjut nya, Ayuk kesitu nanggung dewekan, kapan kesitu demam Siring tinggi, jalan jelek, nanggung Ayuk, Ayuk NGANTOR pakai motor dewekan, jalan nyo buruk jugo kesitu, sekarang Bae aku abis rapat dan mengajukan mengundurkan diri (agak logat lokal) tegas nya.


Sedangkan berdasarkan pemberitahuan hasil sidak bupati Muratara melalui SK dinas pendidikan Tanggal 04/04/2022 dengan isi, memberitahukan bahwa untuk pembayaran gaji guru TKS yang di bebaskan dari dana bos yang di tandatangani Kadisdik Muratara maka pembayaran gaji nya mulai dari SD, SMP di lingkungan kabupaten Musi Rawas Utara, Maka pembayaran gaji harus sesuaikan dengan yang di tetapkan di sk .(Rlis)

Tags :
Komentar

BERITA TERKINI

close
Banner iklan disini