Pihak Sekolah SMP Negeri 11 Membokar Kantin Tidak Koordinasi Dengan Para Penjual Di Kantin




Lubuklinggau, BS. Id
Sangat di sayangkan pihak sekolah smp negeri 11 kel,karag ketuan, kecamatan lubuklinggau selatan 2, membokar warung (kantin sekolah) tampa minta izin (koordinasi) terlebih dahulu kepada masyarakat yang berjualan di kantin, pada hari rabu 3 agustus 2022 awak media ke sekolah smp negeri 11 meminta keterangan terkait masalah ini, 

Akibat pembogkaran sepihak oleh pihak sekolah masyarakat yang sudah berjualan di kantin merasa di rugikan dan tidak  di kasi tau terlebih dulu kalau mau di bongkar 


Wawancara awak media Buana silampari kepada masyarakat yang berjualan di kantin sekolah menuturkan bahwa kantin mereka dirobohkan tampa pemberitahuan terlebih dahulu, 

Erwin(43th) megatakan kantin tempat saya berjualan di roboh oleh pihak sekolah tampa pemberitahuan,sehingga saya merasa di rugikan oleh pihak sekolah, seng(atap),kayu, semua tidak ada lagi, "padahal saya membeli warung itu senilai Rp 2,500,000 dari pemilik warug sebelumnya, saksi banyak semua yang berjualan di situ mengetahuinya, tuturnya. 



Awak media menelusuri ke kantin sekolah dan melihat langsung memang sudah tidak ada lagi kantin milik erwin sudah di robohkan, 

Kami pun sempat wawancara dengan bapak wawan (60th)yang berjualan tempat di samping kantin erwin,pak wawan menuturkan semua warung di sini sebanyak 4 buah semua di robohkan mas termasuk warug saya, semua bahan bangunan hilag semua gak tau kemana, sekarag saya berjualan bagun lagi pakai uang sendiri,tanya ke pihak sekolah jawab nya gak tau, padahal seng(atap) masih baru, kayunya juga masih bagus, jelas pak wawan, 

Lanjut pak wawan menjelaskan kami juga harus bayar Rp 3000/hari kepada pihak sekolah,jelasnya.

Kemudian kami menanyakan kepada pihak sekolah, kepalak sekolah tidak ada di tempat, 
Pak junaidi menjelaskan sebenarnya saya di bidag kurikulum yang membidangi insprasruktur pak Amrullah kebetulan gak masuk ke sekolahan,saya tidak bisa menjelaskan hal itu katanya,
Tentang retribusi ke sekolah Rp3000 itu benar, jelasnya, 



Kami coba meminta no hp kepalak sekolah dan pak Amrullah, tidak bisa no hp itu partisipasi jelasnya, kami pun menjelaskan biar komunikasi lewat hp saja untuk klaripikasi masalah ini untuk bahan brita kami, 

Sudah dua kali kami mengunjungi sekolah smp negeri 11 tapi tidak ketemu dengan pihak sekolah yang bisa di minta keteragan,baik kepalak sekolah dan pak Amrullah,keterangan scuriti mereka sudah pulang di jam sekolah, bahkan kami sudah meningalkan no HP dengan securiti karna dia yang minta akan meghubungi pihak media, 
Sampai berita ini di naikan belom ada yang bisa menjelaskan masalah ini, (rm) 

Komentar

BERITA TERKINI

close
Banner iklan disini